Kamis, 26 November 2009
Terlihat seperti pohon yg kokoh, padahal dia seorang gadis biasa yg bisa tersenyum di kala ia berduka. Tidak pernah terlihat sedikit pun rasa duka itu di wajah polosnya dan tak ada seorang pun yang menyangka bahwa dia adalah gadis yang selalu hidup di atas duka. Mungkin duka yg gadis ini rasakan lebih dari apa yg org lain rasakan.
Hidup yg ia lalui selama bertahun tahun, baik suka maupun dukanya selalu ia sukuri. Walau terkadang ia menitikkan air mata karna kepedihan hidup yg ia jalani. Tp tidak ada satu org pun yg tau bahwa dia sebenernya adalah gadis yg rapuh.
Di setiap nafas dan doa nya ia selalu berdoa agar ia mendapatkan kebahagian seperti org lain yg bisa merasakan kebahagiaan. ia berdoa kpd Tuhan :
"Tuhan,, berikanlah kebahagiaan yg tertunda selama ini kpd ku, aku yakin Engkau maha adil terhadap hamba mu dan berharap agar kesabaran ku tidak akan pernah habis menanti jawaban dari-Mu".
sebuah doa sederhana yg ia lantunkan kpd Tuhan dan harapan besar yg ia harapkan.
Tidak pernah terlintas d benak nya ia akan menerima cobaan yg hebat seperti ini. Dalam hari-hari nya ia hanya bisa berharap, berdoa, dan berusaha agar apa yg ia rasakan sekarang cepat berlalu, hingga sebuah kata kebahagiaan ia raih dengan sempurna.
Semoga suatu saat nanti doa nya dikabulkan oleh Tuhan. Amin.
0 komentar:
Posting Komentar